SPPG di Kudus Tetap Salurkan MBG Selama Libur Nataru

Siswa di Kudus tetap mendapatkan MBG selama libur Nataru. (Istimewa)

Kudus, seputarpantura.com/ – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kudus, Jawa Tengah, tetap menyalurkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sejumlah sekolah meski memasuki masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Kepala SPPG Polres Kudus Muhammad Rafi Projo Aljito mengatakan, dari total 11 sekolah penerima MBG, hanya lima sekolah yang tetap bersedia menerima bantuan makanan bergizi selama libur sekolah.

“Tercatat ada lima sekolah dari 11 sekolah yang tetap menerima menu MBG selama masa libur,” kata Rafi, kemarin.

Kelima sekolah tersebut merupakan sekolah dasar (SD). Selama masa libur, SPPG Polres Kudus menyalurkan sebanyak 500 porsi MBG dalam sekali pengiriman, yang dilakukan pada hari Senin, Rabu, dan Sabtu.

Pada hari normal sekolah, jumlah MBG yang disalurkan mencapai 3.500 porsi per hari untuk siswa dari 11 sekolah. Namun, selama libur Natal dan Tahun Baru, pihak SPPG terlebih dahulu menawarkan kepada seluruh sekolah, dan hanya lima SD yang menyatakan kesediaannya.

“Selama liburan sekolah ini, kami melakukan pengiriman pada hari Senin dan Rabu, karena kebetulan pada hari Kamis (25/12) dan 1 Januari 2026 merupakan hari libur nasional,” ujarnya.

Sementara itu, tidak ada sekolah tingkat SMP yang bersedia menerima MBG selama masa libur. Menurut Rafi, hal itu disebabkan jarak rumah siswa SMP yang relatif jauh serta banyak siswa yang memanfaatkan waktu libur untuk bepergian bersama keluarga.

Selain untuk siswa sekolah, SPPG Polres Kudus juga tetap menyalurkan MBG kepada kelompok sasaran lain, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dengan total penerima sebanyak 308 orang.

“Untuk menu sama dengan para siswa, hanya saja teksturnya yang berbeda yakni lebih lembut bagi menu balita,” jelas Rafi.

Salah satu sekolah penerima MBG selama libur, yakni SD 1 Rendeng. Guru Kelas VI SD 1 Rendeng, Dwi Lina Puspitasari, mengatakan saat ini sebanyak 180 siswa menerima MBG dari total 234 siswa.

“Kebetulan di kelas VI saat liburan semesteran ini kami adakan pelajaran tambahan bagi siswa yang bersedia, karena ini tidak wajib. Sisanya yang tidak hadir karena memang jauh hari sebelumnya mereka sudah merencanakan untuk liburan ke luar kota,” ujarnya. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *