Kudus, seputarpantura.com/ — Sebuah speed boat wisata yang berisi tiga penumpang terbalik di kawasan wisata Bendung Logung, Desa Kandangmas, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Sabtu (18/10/2025) sekitar pukul 11.15 WIB. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh penumpang dan nahkoda berhasil selamat tanpa mengalami luka-luka.
Ketiga penumpang yang berada di dalam speed boat tersebut masing-masing bernama Samirah (55) warga Sragen, Sri Harwati (46) warga Demak, dan Siti Wartini (45) warga Grobogan.
Kapolsek Dawe, AKP Budianto, membenarkan adanya insiden tersebut. Ia memastikan seluruh penumpang dalam keadaan selamat.
“Benar, telah terjadi kecelakaan speed boat wisata yang terbalik di Bendung Logung. Beruntung seluruh penumpang dan pengemudi selamat karena semuanya memakai rompi pelampung keselamatan,” ujarnya, Sabtu (18/10/2025).
Menurutnya, kecelakaan terjadi saat speed boat yang dikemudikan Husaini, warga Desa Kandangmas, tengah membawa tiga penumpang berkeliling di area wisata air tersebut. Di tengah perjalanan, sang nahkoda melakukan manuver di pinggir bendungan. Namun, salah satu penumpang yang duduk di bagian belakang berdiri saat perahu tengah melaju sehingga keseimbangan terganggu dan perahu terbalik.
“Diduga penyebabnya karena penumpang berdiri saat perahu berbelok. Akibatnya, perahu kehilangan keseimbangan dan terbalik. Tapi semuanya berhasil menyelamatkan diri dengan cepat,” jelasnya.
Setelah kejadian, petugas bersama pengelola wisata segera mengevakuasi para penumpang dan menarik speed boat ke tepi dermaga utama. Aktivitas wisata di Bendung Logung sempat terhenti sejenak, namun kini telah kembali normal setelah situasi dinyatakan aman.
Pihak kepolisian mengimbau pengelola wisata untuk memperketat pengawasan terhadap aktivitas wisata air serta menegakkan aturan keselamatan bagi para pengunjung.
“Kami selalu mengimbau agar pengelola memastikan setiap wisatawan menggunakan pelampung dan tidak melakukan gerakan berisiko selama perjalanan. Keselamatan pengunjung harus menjadi prioritas,” tegas AKP Budianto. (Red)













