Blora, seputarpantura.com/ — PT Agro Nusantara Tani Milenial (PT ANTaM) angkat suara menanggapi pemberitaan yang menyebutkan kantor mereka sempat tampak kosong dan tidak ada aktivitas. Direktur PT ANTaM, Andi Restu Wibowo, menegaskan bahwa aktivitas perusahaan tetap berjalan normal, hanya saja sebagian besar berlangsung langsung di lapangan.
“Kami berkantor di jalan. Tiap hari selalu ada admin yang stand by di kantor. Tapi sebagian besar tim kami memang bertugas di lapangan untuk mendampingi petani. Jadi kalau kantor terlihat sepi, itu karena kami sedang kerja di sawah, bukan berarti tidak aktif,” ujar Andi.
Sebagai informasi, kantor pusat PT ANTaM berlokasi di Jalan Taman Bahagia Nomor 11, Kelurahan Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pertanian, PT ANTaM memang menempatkan kegiatan lapangan sebagai prioritas. Tim mereka aktif mendampingi petani mulai dari distribusi sarana produksi, bimbingan teknis, hingga pemantauan hasil tanam.
Menurut Andi, pendekatan langsung semacam ini bukan sekadar strategi, melainkan bentuk tanggung jawab sosial.
“Tidak ada paksaan dalam bermitra. Niat kami murni ingin membantu petani. Saya ini orang Blora, dan sebagai warga daerah, saya merasa punya tanggung jawab moral untuk membantu petani bangkit,” jelasnya.
Andi juga menyadari bahwa membangun kepercayaan di kalangan petani bukan perkara mudah, apalagi di tengah maraknya kasus kemitraan fiktif yang merugikan petani. Namun, ia menegaskan PT ANTaM hadir dengan konsep nyata dan kerja yang benar-benar dijalankan di lapangan.
“Kami ingin membuktikan bahwa anak muda lokal bisa membangun perusahaan yang berpihak pada petani. Kami tidak hanya menjual janji, tapi juga hadir langsung memberikan solusi nyata,” tegasnya.
Saat ini, PT ANTaM tengah menggelar program Gerakan Menanam Anti Rugi (GeMAR) yang diluncurkan bersama Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Program ini membawa konsep pertanian yang aman dari risiko kerugian, dan dijalankan bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di berbagai wilayah.
Melalui GeMAR, PT ANTaM ingin menghadirkan pertanian yang lebih adil, aman, dan berkelanjutan bagi petani desa. Dan meskipun tak selalu terlihat dari balik meja kantor, semangat kerja mereka terus berdenyut—di tengah sawah, di ladang, dan bersama masyarakat desa. (red)













