Jakarta, seputarpantura.com/ – PT Kereta Api Indonesia (Persero) resmi menghapus layanan kelas bisnis di seluruh Pulau Jawa. Langkah ini diambil setelah dua kereta terakhir yang masih melayani kelas bisnis, yaitu KA Gumarang (Surabaya Pasarturi–Pasarsenen) dan KA Tegal Bahari (Pasarsenen–Tegal), kini berganti menggunakan rangkaian kereta New Generation Stainless Steel.
Kedua kereta tersebut kini dioperasikan dengan formasi campuran kelas Eksekutif dan Ekonomi New Generation, menggantikan rangkaian lama yang mengombinasikan kelas Eksekutif dan Bisnis. Kereta baru ini diklaim lebih modern, nyaman, dan sesuai kebutuhan transportasi publik masa kini.
Modernisasi sarana kereta api ini merupakan bagian dari transformasi berkelanjutan KAI dalam meningkatkan pelayanan sekaligus mendukung industri nasional. PT INKA (Persero) dipercaya memproduksi 612 unit kereta New Generation hingga 2026, dengan nilai investasi mencapai Rp14,87 triliun, di mana Rp5,5 triliun khusus untuk pengadaan rangkaian baru tersebut.
Dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2025-2029, KAI menargetkan pertumbuhan penumpang KA jarak jauh sebesar 10,6% per tahun, KA lokal 9,9% per tahun, dan kenaikan volume angkutan barang hingga 15% pada 2029.
Kereta New Generation menawarkan sejumlah peningkatan, seperti bodi stainless steel tahan korosi, kursi ergonomis dengan ruang kaki lebih lega, footrest individual, hingga pintu otomatis dengan peredam suara. Penumpang juga disuguhi informasi perjalanan real-time melalui Passenger Information Display System (PIDS).
Sementara itu, kelas bisnis yang kini resmi dihapus memiliki 64 kursi dalam satu gerbong dengan konfigurasi 2-2. Tempat duduk bisa diatur saling berhadapan, dan saat memesan di aplikasi KAI Access, kelas ini sebelumnya ditandai dengan kode “BIS”.
“Terima kasih dan selamat tinggal kelas bisnis di Pulau Jawa. Setelah lebih dari empat dekade menemani perjalanan, mulai hari ini, 15 Juli 2025, layanan kereta kelas bisnis resmi kami hentikan,” tulis KAI dalam unggahan resmi di media sosialnya, Rabu (16/7/2025). (Red)













