Ketua PP Blora Dipolisikan, Ini Sebabnya

Kisruh Pemuda Pancasila Blora dan GRIB. (Istimewa).

Blora, seputarpantura.com/ – Usai menggruduk markas organisasi masyarakat (ormas) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB), Senin (13/1/2025) lalu, Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) dilaporkan polisi. Usut punya usut, PP menggruduk markas GRIB lantaran dianggap ilegal.

Ketua MPC Pemuda Pancasila, Munaji, menyatakan ketidaksetujuannya dengan keberadaan GRIB di Blora karena organisasi tersebut belum memiliki izin legalitas dan dianggap ilegal. Menurut Munaji, anggota GRIB Jaya juga telah membuat masyarakat merasa terganggu. Oleh karena itu, Munaji menekankan pentingnya memenuhi syarat legalitas sebelum beroperasi di Blora.

‘’Jika mau jadi organisasi di Blora, izin legalitas harus dipenuhi dulu. Jangan menjadi preman dan semenana seperti itu. Itu saya sampaikan. Ini Blora bukan Timor Timur,’’ ujarnya usai menggruduk markas GRIB.

Tak terima dengan apa yang dilayangkan Munaji, ormas GRIB menggruduk balik dengan membawa ratusan massa dari berbagai daerah dan dikerahkan ke Blora. Ada sekitar 300 orang lebih menggunakan kaos hitam bertuliskan GRIB Jawa Tengah di tengah Alun-alun Blora.

Kabid Hukum DPD GRIB Jawa Tengah, Subandi, mengancam akan melaporkan Munaji ke polisi karena pernyataannya yang dianggap melontarkan ujaran kebencian terhadap GRIB. Menurut Subandi, Munaji telah berlebihan dan melanggar hukum dengan pernyataannya tersebut. ‘’Kami akan melanjutkan ke jalur hukum. Kami sudah komunikasi dengan polres Blora untuk menindak lanjuti Munaji selaku oknum ormas yang memperkeruh suasana,’’ ucapnya .

Kabid Hukum DPD GRIB Jateng, Subandi, menyatakan bahwa pihaknya akan melaporkan Munaji ke pihak berwajib dengan tuduhan ujaran kebencian dan pelanggaran UU ITE, meskipun telah memaafkannya. Pelaporan ini dilakukan untuk menjaga keadilan dan mengikuti prosedur hukum. Namun, kami tetap laporkan sesuai dengan prosedur hukum,’’ imbuhnya

Menurutnya, hubungan kedua ormas tersebut berjalan harmonis. Ia akui tak pernah ada konflik sebelumnya. ‘’Baru kali ini ada masalah seperti ini. Di daerah lain gak ada. Padahal, GRIB sama PP ini baru saja bikin acara bersama dan bertemu saling silaturahmi,’’ terangnya. (Sya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *