Lapak Pedagang Sapi di Pasar Pon Blora Ditutup Sementara, Ada Apa?

Pasar Pon Blora. (Syaerozi/Lintasmuria com)

Blora, seputarpantura.com/ – Lapak pedagang sapi di Pasar Pon ditutup usai merebaknya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Blora dan sekitarnya.

Adapun lapak pedagang lain seperti pedagang kambing, pakan ternak, dan alat pertanian di pasar tersebut tetap bisa beraktivitas seperti biasa.

Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Kabupaten Blora Margo Yuwono mengatakan, dari data dan pemeriksaan terakhir pada Senin (6/1/2025), ditemukan beberapa sapi yang terkena mengidap gejala PMK.

"Sehingga dari DP4 (Dinas Pangan, Pertanian, Peternakan, dan Perikanan) memberi saran kepada kami untuk menutup pasar hewan tersebut, hingga ada menurunnya wabah," kata Margo saat ditemui di Pasar Pon Blora, Kamis (9/1/2025).

Margo menjelaskan, Lapak Pedagang Sapi di Pasar Pon akan ditutup selama 14 hari. Pedagang sapi pun sudah diberi sosialisasi tentang penutupan pasar tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan Blora, Ngaliman menjelaskan bahwa di Blora saat ini ada sekitar 360 ekor sapi yang positif PMK.

"Hingga saat ini sapi yang terkena PMK ada sekitar 360 ekor, tersebar di 15 Kecamatan se Kabupaten Blora. Kita juga sudah siap siaga," terangnya.

Ia mengaku telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan wabah ini. Dan mengedukasi dan meminta peternak sapi agar melakukan vaksinasi rutin," pungkasnya. (Red)